Caption Foto :  Keduanya bernama Indra dan Paulus yang Selamat dari Kecelakaan Maut Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta menuju Pontianak Kalbar. Keduanya yang diberkati Tuhan Yesus Kristus  sedang menunjukan tiket Pesawat.

 

Tertulis di Roma 8:28, ” Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah'”.

 

JAKARTA,  PENERUS TRANSFORMASI. COM – wawancara eklusif dari kedua orang yang selamat dari kecelakaan maut SRIWIJAYA AIR jurusan Jakarta Pontianak Kaimantan Barat.

Bukan menjadi pelaku dalam kisah ini, namun mendengar saja saya sudah merinding.

Dua nama di daftar manifest Pesawat Sriwijaya Air yang kecelakaan beberapa hari lalu dideteksi selamat.

Keduanya adalah Paulus dan Indra, nama dua orang ini menduduki puncak daftar manifest pesawat yang jatuh di sekitara pulau Seribu.

Namun betapa kagetnya publik saat dihubungi nomor HP kedua orang ini masih aktif dan keduanya masih sehat.
Meski menjadi daftar penumpang yang berangkat dengan pesawat tersebut, keduanya batal ikut karena satu masalah.

Paulus dan Indra datang dari Makasar menuju Pontianak lalu transit ke Jakarta dengan menggunakan Maskapai Sriwijaya.

Namun, saat di jakarta keduanya tak bisa melanjutkan penerbangan meski namanya sudah terdaftar sebagai penumpang Sriwijaya Air SJ 182.  Rapid Antigen yang dibawa keduanya tidak memenuhi syarat, kelima teman mereka pun bisa melanjutkan penerbangan karena memiliki Swab test.

Paulus dan Indra pun sempat komplain, namun aturan yang sudah diberlakukan tidak bisa membawa keduanya naik pesawat tersebut.

Keduanya yang tidak memiliki uang untuk Swab test yang harganya jutaan, membuat keduanya memilih jalan lain. Pasalnya, Paulus dan Indra baru saja akan melakukan pekerjaan di Pontianak sehingga belum membawa uang untuk Swab test. Bos mereka pun memberi alternatif agar naik Kapal Laut saja. Keduanya pun langsung menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk naik kapal laut.

Dalam perjalanan Paulus tidak merasa ada hal yang aneh, namun saat hpnya mendapat sinyal, ia kaget mendapat kabar bahwa pesawat yang hendak mereka tumpangi jatuh. Kala itu, badannya lemas sambil mengucap syukur kepada Tuhan.

Kisah nyata diatas menggambarkan kemurahan Tuhan, sebab bukan dengan hal enak dilalui. Tuhan bahkan menyelamatkan keduanya dengan sebuah masalah. Manusia kadang terlalu cepat kecewa akan masalah yang dihadapi, tanpa tau apa maksud Tuhan dibalik semua masalah.

Manusia kadang terlalu cepat menyalahkan Tuhan, menganggap apa yang Tuhan buat salah.
Tapi kadang, suatu masalah yang kita hadapi menjadi cara Tuhan menyelamatkan kita.
keep believing, God Is
Good .

 

 

 

( Joe. Sigar  / Ev. Imanuel Lubis / Red )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here